Dicky Ismail

Teman Belajar Digital Marketing

7 Framework Copywriting Powerful yang Wajib Kamu Ketahui

Oleh Dicky Ismail / February 28, 2026

Menulis copywriting berdasarkan framework itu seperti memasak sebuah hidangan. 

Kita memang bisa memulai dari bahan mana saja, tetapi untuk mendapatkan cita rasa yang lezat diperlukan tahapan memasak yang sistematis. Begitu juga dalam copywriting. 

Supaya hasilnya lebih efektif dan efisien kita membutuhkan kerangka kerja yang jelas. 

Apakah menulis  copywriting bisa dimulai dari bagian mana saja? Tentu saja! Kamu bisa mulai dari CTA, lalu beralih ke body copy, dan kemudian  menyusun headline. 

Namun, copywriter profesional selalu menggunakan framework sebagai panduan utama dalam menyusun pesan yang terstruktur dan persuasif. 

Mengapa framework begitu penting dalam copywriting? 

Karena framework membantu kita menyusun pesan yang selaras dengan tujuan pemasaran. Lalu, framework apa saja yang sering digunakan dalam copywriting? Mari kita bahas lebih lanjut!

1. Framework AIDA

Kalau kamu baru mulai belajar copywriting, framework AIDA bisa jadi salah satu fondasi terbaik yang bisa kamu kuasai.

Framework ini adalah yang paling umum digunakan karena mengikuti pola alami manusia dalam memproses informasi dan mengambil keputusan. 

AIDA sendiri merupakan singkatan dari Attention, Interest, Desire, dan Action.

  • Attention → Di tahap awal ini, fokus kita adalah menarik perhatian audiens. Bisa lewat headline yang kuat, visual yang menarik, atau kalimat pembuka yang menggelitik rasa penasaran.
  • Interest → Setelah perhatian didapat, saatnya membangun ketertarikan. Caranya? Sajikan informasi yang relevan dan bisa membuat mereka merasa, “Ini tentang saya.”
  • Desire → Di sini, kita mulai menguatkan keinginan audiens dengan menonjolkan manfaat nyata atau emosi positif yang bisa mereka rasakan jika menggunakan produk atau layanan yang ditawarkan.
  • Action → Terakhir, kita ajak mereka untuk bertindak. Bisa berupa klik tombol, daftar, atau beli sekarang. Yang penting, ajakan ini jelas dan terasa dekat.

Contoh:

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

#ATTENTION 

Banyak Orang Gagal Memulai Bisnis Online Karena Kurang Paham Digital Marketing! 

#INTEREST

Tahukah kamu? 80% bisnis gagal dalam 2 tahun pertama karena strategi pemasaran yang salah. 

Tanpa digital marketing yang efektif, bisnismu hanya akan tenggelam di antara jutaan pesaing. 

#DESIRE

Bayangkan kalau kamu bisa…..

  • Menarik lebih banyak pelanggan dengan strategi digital marketing yang terbukti berhasil
  • Meningkatkan penjualan tanpa harus menghabiskan banyak uang untuk iklan
  • Menguasai strategi pemasaran digital hanya dalam 30 hari

 #ACTION

Jangan tunggu sampai bisnis kamu kalah saing! 

Daftar sekarang dan dapatkan bonus eksklusif E-book “Strategi Digital Marketing untuk Pemula”. GRATIS untuk 100 pendaftar pertama!

Klik di sini untuk daftar sekarang!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Nah, itu dia contoh dari copywriting yang menggunakan framewok AIDA.

Kalau kamu praktikkan frame dengan tepat, hasilnya bisa sangat powerful untuk menarik perhatian sekaligus membangun hubungan yang kuat dengan audiens.

2. Framework PAS

Pernah merasa bingung bagaimana menulis copywriting yang benar-benar menarik perhatian audiens? 

Framework PAS bisa jadi solusi yang kamu butuhkan! 

Teknik ini sering digunakan dalam landing page dan email marketing karena pendekatannya yang emosional dan persuasif.

PAS adalah singkatan dari Problem, Agitate, dan Solution.

  • Problem → Di tahap ini, kita mengidentifikasi serta merinci masalah utama yang dihadapi prospek. Tujuannya? Agar mereka merasa dipahami.
  • Agitate → Setelah masalah dikenali, kita memperdalam urgensinya dengan menyoroti dampak negatif atau konsekuensi yang mungkin terjadi jika tidak segera diatasi. Ini membantu audiens benar-benar merasakan pentingnya solusi.
  • Solution → Terakhir, kita menawarkan solusi berupa produk atau layanan yang bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan efektif.

Jika diterapkan dengan tepat, framework PAS tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga membangun koneksi emosional dengan audiens—dan itu adalah kunci dari copywriting yang berhasil!

Contoh:

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

#PROBLEM 

Kamu punya bisnis online, tapi…..

  • Postingan sepi interaksi dan tidak ada yang beli?
  • Iklan mahal, tapi hasilnya zonk?
  • Sudah belajar digital marketing, tapi masih bingung cara menerapkannya?

#AGITATE 

Bayangkan kalau begini terus, maka…..

  • Bisnismu nggak berkembang
  • Modal habis, tapi pelanggan nggak bertambah
  • Kompetitor melesat, sementara kamu tertinggal

#SOLUTION

Kami punya solusi untuk kamu! Kursus Digital Marketing ini akan mengajarkan:

  • Cara membangun personal brand dan menarik pelanggan
  • Teknik iklan Facebook & Instagram tanpa buang-buang uang
  • Strategi content marketing yang bikin produkmu viral

Daftar sekarang dan mulai bisnismu dengan strategi yang benar!b 

3. Framework BAB

Framework BAB adalah salah satu framework copywriting yang cukup efektif, terutama jika kamu ingin menulis iklan lewat pendekatan storytelling.

Framework ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu:

  • Before → Gambarkan kondisi atau masalah yang sedang dihadapi audiens sebelum menggunakan produk atau solusi yang kamu tawarkan.
  • After → Ceritakan perubahan positif yang terjadi setelah solusi tersebut digunakan.
  • Bridge → Hubungkan kedua kondisi tadi dengan menghadirkan produkmu sebagai jembatan yang mengubah situasi dari “sebelum” menjadi “sesudah.”

Framework BAB cocok digunakan saat kamu ingin membuat narasi yang relatable dan emosional. Ini semacam mengajak audiens membayangkan diri mereka sendiri di cerita yang kamu sampaikan—dari titik masalah hingga titik harapan.

Contoh:

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

#BEFORE 

Dulu, aku pernah merasakan betapa sulitnya berjuang untuk mendapatkan beasiswa. 

Aku apply semua program beasiswa yang sedang dibuka, tapi semuanya nggak lolos. 

Udah memenuhi semua persyaratan dari membuat esai, CV, dan berkas lainnya yang diperluakan tapi selalu mentok di tahap wawancara. 

Itupun cuma beberapa aja yang lolos tahap administrasi. Semua usaha terasa sia-sia.

#AFTER

Setelah tau rahasianya, semuanya berubah! Saya jadi tau cara…..

  • Menulis esai beasiswa yang disukai asesor
  • Menyusun CV yang menarik 
  • Menjawab pertanyaan wawancara dengan percaya diri

#BRIDGE

Saya belajar semua ini dari Program Mentoring Beasiswa yang dibimbing langsung sama Kak Dicky. 

Di sini, kamu akan mendapatkan strategi lolos beasiswa yang bisa langsung kamu terapkan.

Hari ini Kak Dicky lagi buka Program Mentoring Beasiswa batch 2 dan ada bonus e-book gratis berisi informasi ratusan beasiswa S1-S3 yang rutin dibuka setiap tahun. 

Tapiii… e-book itu hanya dibagikan bagi pendaftar yang mendaftar program hari ini. 

Klik tombol di bawah ini dan dapatkan bonus e-booknya!

[Daftar Sekarang]

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dengan framework ini, audiens tak hanya membaca tulisanmu, tapi juga merasakannya. 

Dan ketika mereka merasa terhubung dan peluang konversi jadi jauh lebih besar.

4. Framework 4C's

Kalau kamu ingin menulis copy yang ringkas tapi tetap kuat dampaknya maka framework 4C’s bisa jadi pilihan yang tepat.

Framework ini terdiri dari empat elemen penting:

  • Clear → Pesan yang kamu sampaikan harus jelas dan mudah dipahami. Jangan biarkan audiens bingung dengan maksud tulisanmu.
  • Concise → Gunakan kata-kata yang padat dan langsung ke inti. Ingat, dalam dunia digital, perhatian orang sangat terbatas.
  • Compelling → Tulis dengan cara yang menarik, emosional, atau membangkitkan rasa ingin tahu. Ini yang bikin orang mau terus membaca.
  • Credible → Pastikan copy-mu membangun kepercayaan. Bisa lewat data, testimoni, atau bahasa yang profesional tapi mudah dipahami.

Framework 4C’s ini sering digunakan untuk membuat headline yang informatif dan meyakinkan, tapi nggak cuma itu, kamu juga bisa menerapkannya untuk menulis caption, tagline, bahkan email subject line.

Contoh:

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

#HEADLINE

Pelajari Copywriting dalam 7 Hari dengan Teknik yang Terbukti Berhasil

#CAPTION 

Capek ikut kelas yang bikin ngantuk dan lupa?

Di sini kamu belajar digital marketing dengan cara yang praktis, relevan, dan langsung bisa dipakai.

  • Materi disusun oleh praktisi berpengalaman
  • Cocok buat pemula & yang lagi ingin naik level

#TAGLINE

Belajar Cerdas, Tumbuh Cepat.

#EMAIL SUBJECT LINE

[3 Hari Lagi] Belajar Copywriting Bareng Praktisi – Bikin Tulisanmu Punya Daya Jual!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

kalau kamu ingin menulis sesuatu yang singkat tapi nempel di kepala maka 4C’s adalah fondasi yang sangat membantu.

5. Framework 4U's

Membuat copywriting yang kuat dan menggugah respons cepat dari audiens adalah sesuatu yang tricky. 

Oleh karena ituframework 4U’s bisa jadi panduan yang sangat efektif.

Framework ini terdiri dari empat elemen penting:

  • Useful → Sampaikan manfaat nyata dari apa yang kamu tawarkan. Audiens perlu tahu, “Apa untungnya buatku?”
  • Urgent → Bangun rasa segera, seolah-olah mereka akan kehilangan kesempatan kalau tidak bertindak sekarang.
  • Unique → Tunjukkan keunikan pesanmu agar tidak tenggelam di antara ribuan konten lain.
  • Ultra-Specific → Gunakan detail yang jelas untuk membangun kepercayaan dan ketertarikan lebih dalam.

Contoh:

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Belajar menulis copy yang menjual hanya dalam 7 hari — metode ini sudah membantu 1.200+ pemula memulai kariernya, dan pendaftar ditutup besok!”

  • Useful: Belajar menulis copy yang menjual
  • Urgent: Pendaftaran ditutup besok
  • Unique: Metode yang terbukti bantu pemula memulai karier
  • Ultra-Specific: Hanya dalam 7 hari, sudah bantu 1.200+ orang

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dengan menggabungkan keempat elemen ini kamu bisa menyusun headline yang bukan cuma menarik, tapi juga mampu mendorong calon pembeli untuk segera bertindak.

6. Framework SLAP

Mungkin framework ini belum sepopuler AIDA atau PAS, tapi justru di situlah letak keunggulannya. 

Framework SLAP bisa jadi senjata rahasia untuk membuat copywriting yang tidak hanya menarik, tapi juga berpotensi menghasilkan closing.

SLAP adalah singkatan dari Stop, Look, Action, Purchase. 

Berikut merupakan penjelasan dari masing-masing elemen.

  • Stop → Menarik perhatian di tengah banyaknya distraksi.
  • Look → Membangkitkan rasa ingin tahu agar audiens mau menggali lebih dalam.
  • Action → Mendorong mereka untuk melakukan langkah nyata, seperti klik atau scroll.
  • Purchase → Membujuk dengan hal-hal yang meyakinkan agar mereka akhirnya membeli.

Contoh:

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Pernah menulis promosi, tapi nggak ada yang tertarik? (STOP)

Ternyata, bukan produknya yang salah. Tapi cara menyampaikannya yang perlu diperbaiki. (LOOK)

Yuk, pelajari teknik menulis copy yang bisa langsung nyambung ke hati audiens! (ACTION)

Gabung kelas Copywriting for Beginner sekarang!—kelas dimulai 16 Maret, tempat terbatas! (PURCHASE)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dengan menggabungkan keempat elemen ini kamu bisa menyusun headline yang bukan cuma menarik, tapi juga mampu mendorong calon pembeli untuk segera bertindak.

7. Framework FAB

Kalau kamu ingin memperkenalkan produk sekaligus memberikan edukasi yang halus kepada audiens, framework FAB bisa jadi pendekatan yang tepat.

FAB sendiri merupakan singkatan dari Features, Advantages, dan Benefits:

  • Features → Menjelaskan apa saja yang dimiliki produkmu.
  • Advantages → Menunjukkan keunggulan dari fitur tersebut.
  • Benefits → Menjawab pertanyaan penting, “Apa untungnya buat saya?”

Contoh:

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Analisis data lebih cepat dan akurat dengan plugin Google Site Kit! (Feature). Dapatkan laporan real-time gratis tanpa perlu biaya langganan (Advantage). Hemat biaya dalam mengelola situs website yang lebih cerdas(Benefit).

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dengan menyusun copywriting menggunakan FAB, kamu bisa menyampaikan informasi produk dengan gaya soft selling. 

Tidak terasa seperti promosi yang memaksa, tapi tetap menggugah minat dan rasa percaya audiens. 

Ini cocok banget kalau targetmu adalah pembeli yang logis, tapi tetap mempertimbangkan nilai emosional dalam keputusan mereka.

Selamat mempraktikkan!

Jangan sungkan membagikan tulisan ini ke teman-temanmu. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2025 by Dicky Ismail