Teman Belajar Digital Marketing
Menulis copywriting berdasarkan framework itu seperti memasak sebuah hidangan.
Kita memang bisa memulai dari bahan mana saja, tetapi untuk mendapatkan cita rasa yang lezat diperlukan tahapan memasak yang sistematis. Begitu juga dalam copywriting.
Supaya hasilnya lebih efektif dan efisien kita membutuhkan kerangka kerja yang jelas.
Apakah menulis copywriting bisa dimulai dari bagian mana saja? Tentu saja! Kamu bisa mulai dari CTA, lalu beralih ke body copy, dan kemudian menyusun headline.
Namun, copywriter profesional selalu menggunakan framework sebagai panduan utama dalam menyusun pesan yang terstruktur dan persuasif.
Mengapa framework begitu penting dalam copywriting?
Karena framework membantu kita menyusun pesan yang selaras dengan tujuan pemasaran. Lalu, framework apa saja yang sering digunakan dalam copywriting? Mari kita bahas lebih lanjut!
Kalau kamu baru mulai belajar copywriting, framework AIDA bisa jadi salah satu fondasi terbaik yang bisa kamu kuasai.
Framework ini adalah yang paling umum digunakan karena mengikuti pola alami manusia dalam memproses informasi dan mengambil keputusan.
AIDA sendiri merupakan singkatan dari Attention, Interest, Desire, dan Action.
Contoh:
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
#ATTENTION
Banyak Orang Gagal Memulai Bisnis Online Karena Kurang Paham Digital Marketing!
#INTEREST
Tahukah kamu? 80% bisnis gagal dalam 2 tahun pertama karena strategi pemasaran yang salah.
Tanpa digital marketing yang efektif, bisnismu hanya akan tenggelam di antara jutaan pesaing.
#DESIRE
Bayangkan kalau kamu bisa…..
#ACTION
Jangan tunggu sampai bisnis kamu kalah saing!
Daftar sekarang dan dapatkan bonus eksklusif E-book “Strategi Digital Marketing untuk Pemula”. GRATIS untuk 100 pendaftar pertama!
Klik di sini untuk daftar sekarang!
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Nah, itu dia contoh dari copywriting yang menggunakan framewok AIDA.
Kalau kamu praktikkan frame dengan tepat, hasilnya bisa sangat powerful untuk menarik perhatian sekaligus membangun hubungan yang kuat dengan audiens.
Pernah merasa bingung bagaimana menulis copywriting yang benar-benar menarik perhatian audiens?
Framework PAS bisa jadi solusi yang kamu butuhkan!
Teknik ini sering digunakan dalam landing page dan email marketing karena pendekatannya yang emosional dan persuasif.
PAS adalah singkatan dari Problem, Agitate, dan Solution.
Jika diterapkan dengan tepat, framework PAS tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga membangun koneksi emosional dengan audiens—dan itu adalah kunci dari copywriting yang berhasil!
Contoh:
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
#PROBLEM
Kamu punya bisnis online, tapi…..
#AGITATE
Bayangkan kalau begini terus, maka…..
#SOLUTION
Kami punya solusi untuk kamu! Kursus Digital Marketing ini akan mengajarkan:
Daftar sekarang dan mulai bisnismu dengan strategi yang benar!b
Framework BAB adalah salah satu framework copywriting yang cukup efektif, terutama jika kamu ingin menulis iklan lewat pendekatan storytelling.
Framework ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu:
Framework BAB cocok digunakan saat kamu ingin membuat narasi yang relatable dan emosional. Ini semacam mengajak audiens membayangkan diri mereka sendiri di cerita yang kamu sampaikan—dari titik masalah hingga titik harapan.
Contoh:
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
#BEFORE
Dulu, aku pernah merasakan betapa sulitnya berjuang untuk mendapatkan beasiswa.
Aku apply semua program beasiswa yang sedang dibuka, tapi semuanya nggak lolos.
Udah memenuhi semua persyaratan dari membuat esai, CV, dan berkas lainnya yang diperluakan tapi selalu mentok di tahap wawancara.
Itupun cuma beberapa aja yang lolos tahap administrasi. Semua usaha terasa sia-sia.
#AFTER
Setelah tau rahasianya, semuanya berubah! Saya jadi tau cara…..
#BRIDGE
Saya belajar semua ini dari Program Mentoring Beasiswa yang dibimbing langsung sama Kak Dicky.
Di sini, kamu akan mendapatkan strategi lolos beasiswa yang bisa langsung kamu terapkan.
Hari ini Kak Dicky lagi buka Program Mentoring Beasiswa batch 2 dan ada bonus e-book gratis berisi informasi ratusan beasiswa S1-S3 yang rutin dibuka setiap tahun.
Tapiii… e-book itu hanya dibagikan bagi pendaftar yang mendaftar program hari ini.
Klik tombol di bawah ini dan dapatkan bonus e-booknya!
[Daftar Sekarang]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dengan framework ini, audiens tak hanya membaca tulisanmu, tapi juga merasakannya.
Dan ketika mereka merasa terhubung dan peluang konversi jadi jauh lebih besar.
Kalau kamu ingin menulis copy yang ringkas tapi tetap kuat dampaknya maka framework 4C’s bisa jadi pilihan yang tepat.
Framework ini terdiri dari empat elemen penting:
Framework 4C’s ini sering digunakan untuk membuat headline yang informatif dan meyakinkan, tapi nggak cuma itu, kamu juga bisa menerapkannya untuk menulis caption, tagline, bahkan email subject line.
Contoh:
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
#HEADLINE
Pelajari Copywriting dalam 7 Hari dengan Teknik yang Terbukti Berhasil
#CAPTION
Capek ikut kelas yang bikin ngantuk dan lupa?
Di sini kamu belajar digital marketing dengan cara yang praktis, relevan, dan langsung bisa dipakai.
#TAGLINE
Belajar Cerdas, Tumbuh Cepat.
#EMAIL SUBJECT LINE
[3 Hari Lagi] Belajar Copywriting Bareng Praktisi – Bikin Tulisanmu Punya Daya Jual!
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
kalau kamu ingin menulis sesuatu yang singkat tapi nempel di kepala maka 4C’s adalah fondasi yang sangat membantu.
Membuat copywriting yang kuat dan menggugah respons cepat dari audiens adalah sesuatu yang tricky.
Oleh karena itu, framework 4U’s bisa jadi panduan yang sangat efektif.
Framework ini terdiri dari empat elemen penting:
Contoh:
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“Belajar menulis copy yang menjual hanya dalam 7 hari — metode ini sudah membantu 1.200+ pemula memulai kariernya, dan pendaftar ditutup besok!”
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dengan menggabungkan keempat elemen ini kamu bisa menyusun headline yang bukan cuma menarik, tapi juga mampu mendorong calon pembeli untuk segera bertindak.
Mungkin framework ini belum sepopuler AIDA atau PAS, tapi justru di situlah letak keunggulannya.
Framework SLAP bisa jadi senjata rahasia untuk membuat copywriting yang tidak hanya menarik, tapi juga berpotensi menghasilkan closing.
SLAP adalah singkatan dari Stop, Look, Action, Purchase.
Berikut merupakan penjelasan dari masing-masing elemen.
Contoh:
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Pernah menulis promosi, tapi nggak ada yang tertarik? (STOP)
Ternyata, bukan produknya yang salah. Tapi cara menyampaikannya yang perlu diperbaiki. (LOOK)
Yuk, pelajari teknik menulis copy yang bisa langsung nyambung ke hati audiens! (ACTION)
Gabung kelas Copywriting for Beginner sekarang!—kelas dimulai 16 Maret, tempat terbatas! (PURCHASE)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dengan menggabungkan keempat elemen ini kamu bisa menyusun headline yang bukan cuma menarik, tapi juga mampu mendorong calon pembeli untuk segera bertindak.
Kalau kamu ingin memperkenalkan produk sekaligus memberikan edukasi yang halus kepada audiens, framework FAB bisa jadi pendekatan yang tepat.
FAB sendiri merupakan singkatan dari Features, Advantages, dan Benefits:
Contoh:
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Analisis data lebih cepat dan akurat dengan plugin Google Site Kit! (Feature). Dapatkan laporan real-time gratis tanpa perlu biaya langganan (Advantage). Hemat biaya dalam mengelola situs website yang lebih cerdas(Benefit).
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dengan menyusun copywriting menggunakan FAB, kamu bisa menyampaikan informasi produk dengan gaya soft selling.
Tidak terasa seperti promosi yang memaksa, tapi tetap menggugah minat dan rasa percaya audiens.
Ini cocok banget kalau targetmu adalah pembeli yang logis, tapi tetap mempertimbangkan nilai emosional dalam keputusan mereka.
Selamat mempraktikkan!
Jangan sungkan membagikan tulisan ini ke teman-temanmu. Semoga bermanfaat!
© 2025 by Dicky Ismail